As you know, water is the most important thing for human body.
Masalah utama yang sering dihadapi adalah, terlalu banyak air, dan tidak ada air.
Saat banjir air berlimpah, namun tercemar oleh kotoran dan sampah
pembuangan lainnya, sehingga sumber air bersih yang dapat diminum pun
menipis.
Dan saat berada di daerah yang kering tanpa air, mendapatkan air bukanlah hal yang mudah juga.
Jadi, penting untuk tahu bagaimana cara mendapatkan air agar dapat terus bertahan hidup.
Ada beberapa cara untuk mendapatkan air, metode yang digunakan juga
tergantung perlengkapan apa saja yang kita punya dan sumber daya apa
saja yang ada di sekitar kita.
Yang pertama adalah dengan penguapan, selama kita punya cahaya dan panas
matahari yang cukup, ditambah dengan plastik dan tempat untuk menampung
air, maka metode ini dapat dilakukan.
Kurang lebih seperti itulah gambarannya, jadi kita meletakkan tempat
untuk menampung air atau water container sperti gelas, kaleng, botol,
atau apapun yang bisa digunakan di tanah yang sudah digali. Kemudian
letakan plastik diatas lubang tersebut, dan taruh satu batu kecil
sebagai pemberat agar membentuk kerucut ke arah tempat air yang kita
taruh dibawah tadi.
Panas matahari akan membuat tanah yang lembab setelah digali menjadi
menguap, menempel pada plastik, kemudian butiran air tersebut akan
mengalir ketengah kemudian menetes kedalam tempat air.
Kita juga dapat menggunakan metode ini untung menyuling air laut menjadi air tawar.
Untuk menambah jumlah air dari penguapan, bisa ditambahkan dedaunan
hijau yang masih segar di dalam lubang tersebut, karena kandungan air
dari daun tersebut juga akan menguap. Air yang dihasilkan dari metode
ini juga merupakan 100% air murni, sehingga tidak perlu melalui proses
perebusan air lagi.
Kelemahan dari metode ini, jumlah air yang didapat tidak banyak, dan
butuh waktu lama. Jadi kalau jumlah kalian lebih dari 2 orang, tentunya
akan sangat sulit, terutama jika tidak ada lagi yang bisa dipakai untuk
membuat metode ini.
Berikutnya dengan memanfaatkan proses transpirasi tanaman. Mungkin
dipelajaran IPA dulu pernah belajar soal bagaimana proses fotosintesis
kan ? We'll take advantage of that proses.
Kita tau kalau tanaman menggunakan CO2 dan mengubahnya menjadi komponen
organik menggunakan cahaya matahari, proses ini menggunakan CO2 dan Air,
kemudian memberikan kita oksigen sebagai hasilnya. Dalam proses
fotosintesis, daun membuka pori-porinya untuk CO2 dan transpirasi
terjadi ketika air menguap melalui daun tersebut. Singkatnya, proses ini
mengambil air dari tanah dan diangkut oleh tanaman untuk mendapat
nutrisi dan tetap segar.
Sederhananya, kita cukup membungkus sekumpulan daun dari tanaman yang
terekspos oleh matahari dengan plastik, dan membiarkan air menguap dan
terkumpul di plastik tersebut. Kurang lebih sama dengan metode
sebelumnya.
The last one in this post is water filtration system.
Dengan filter sederhana, anda bisa membuat air kotor menjadi lebih aman
diminum, namun sebaiknya tetap melalui proses perebusan, just to make
sure.
Jika kalian tidak memiliki botol atau plastik untuk diubah untuk menjadi
filter, gunakan tripod dari batang kayu ditambah dengan kain.
Disitu terlihat ada 3 lapis kain, dan disitu pula terjadi 3 tahapan filtrasi atau penyaringan air.
Lapisan pertama yang paling atas, dapat di isi dengan ilalang atau
rumput, gunanya untuk menyaring kotoran yang ukurannya cukup besar.
Lapisan kedua, di isi dengan pasir untuk menyaring kotoran atau mikroba yang ukurannya jauh lebih kecil.
Lapisan ketiga, di isi dengan arang yang berfungsi untuk menghasilkan
Potasium Hydroxide atau Kalium Hidroksida dengan nama yang lebih dikenal
dengan Kalium Permanganat di Indonesia. Kalium Permanganat atau KMNO4
ini sendiri dapat dibeli di Toko Kimia, tapi kita menggunakan arang
sebagai substitut.
Arang dapat dengan mudah didapat melalui api unggun yang kita buat.
Dengan melakukan proses ini beberapa kali, maka kemungkinan air yang ditampung sudah dapat dikonsumsi tanpa harus dimasak.
Those are the most simple ways to get water in dire situation, nanti di
update lagi soal pengolahan air menggunakan zat kimia. Man, I love
chemistry X3







0 comments:
Post a Comment