My Official Blog

Follow Us.

Performing Craig David, Java Jazz Festival 2013 PRJ Kemayoran.

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Sungai Mengalir

Keindahan Alam

Gunung Bromo

Sunrise

My Team

Safana Berbukit.

Thursday, April 25, 2013

METRO TV ON CAMPUS

PELATIHAN JURNALISTIK, PRODUKSI BERITA DAN TEKNIK REPORTASE DI UNIVERSITAS BUDI LUHUR 
( METRO TV ON CAMPUS )


Jakarta. Rangkaian acara yang bertajuk Metro Tv On Campus adalah hasil kerjasama Universitas Budi Luhur, Fakultas Ilmu Komunikasi dengan Metro Tv yang dilaksanakan pada 18 April 2013 09:00 – 17:00 WIB di gedung auditorium. Sebanyak 400 an peserta dari berbagai kalangan fakultas lain dan umum tampak antusias mengikuti sejumlah rangkaian acara tersebut.
Hal ini terlihat saat mereka rela menunggu lama, berpeluh dan berdesak-desakan agar dapat mengikuti  Metro Tv On Campus yang terdiri atas rangkaian acara dan diadakan selama 5 sesi  tersebut. Sejumlah rangkaian acara yang dimaksud seperti Open-Mic, Pelatihan Jurnalistik, syuting off air Mata Najwa dan Kita bakalan tahu lebih dalam tentang : Produksi berita, Jurnalistik warga, teknik Reportase, Teknik Presenting dan produksi TV berita
Dan pembicara dipelatihan ini sudah tidak asing lagi didengar dan lama terjun dibidangnya yaitu : Putra Nababan, Zelda Safitri, Prabu Revolusi, Sumi Yang, dan Ralph Tampubulon
Pebicara Pertama :
Zelda Safitri 











Suasana gedung auditorium  semakin memanas saat Putra Nababan memasuki area Pelatihan Jurnalistik, sontak para peserta histeris melihat langsung presenter favorit mereka itu. Disela-sela menyampaikan materi pelatihannya, Putra Nababan mengaku senang dapat membagi ilmu dengan para peserta pelatihan jurnalistik Metro Tv On Campus yang hadir dengan semangat yang luar biasa.
Selama pelatihan yang berlangsung selama delapan  jam tersebut, tidak sedikitpun semangat para peserta luntur untuk terus menyimak materi yang disampaikan oleh para pesenter yang sesekali menyelipkan pengalaman mereka untuk dibagi kepada para peserta. Para presenter pada masing-masing sesinya dihujani pertanyaan dari para peserta yang penasaran dengan dunia jurnalistik.
Pembicara Kedua :
Sumi Yang
 














                                                                            Pembicara Ketiga :
                                                       Ralph Tampubulon


 











Ia mengaku tertarik untuk mengikuti pelatihan jurnalistik Metro TV On Campus ini karena ia memiliki keinginan untuk menjadi seorang presenter televisi seperti Sumi Yang. Sumi Yang adalah seorang presenter yang sering membawakan program acara Wide Shot dan Xinwen yang tayang di Metro Tv.
Sementara itu,  Julius Osvaldo selaku Ketua Panitia mengatakan bahwa acara ini merupakan kesempatan yang harus dimanfaatkaan oleh para mahasiswa untuk meraih pengetahuan dalam bidang jurnalistik. Julius pun berharap agar media-media di Indonesia turut mendukung dunia pendidikan melalui acara-acara seperti Metro Tv On Campus tersebut.
“Semoga mahasiswa bisa memperoleh informasi  dan wawasan seputar jurnalistik lewat acara ini dan semoga hasil kerjasama Ikatan Universitas Budi Luhur ini dapat bermanfaat buat para peserta yang hadir,” ujarnya saat ditemui di samping gedung auditorium lalu. [ Syafik ]
Pembicara Ke empat :
Putra Nababan

















                                                                                          Pembicara Ke Liuma :
                                                                        Prabu Revolusi
















Monday, April 8, 2013

Online Behaviour Spain

Selama tahun lalu, Kantor Komisaris Privasi Kanada ("OPC") merilis satu set Pedoman dan Posisi Kebijakan iklan perilaku secara online ("OBA").

OPC mendefinisikan OBA sebagai "pelacakan dan penargetan individu kegiatan web di situs dan dari waktu ke waktu, dalam rangka untuk melayani iklan yang disesuaikan dengan orang-orang 'disimpulkan kepentingan."

Dalam OPC Privasi dan online Pedoman Periklanan Perilaku, OPC mengambil posisi bahwa informasi yang dikumpulkan dalam konteks OBA umumnya akan dianggap informasi pribadi dan karenanya akan tunduk pada undang-undang privasi federal, Perlindungan Informasi Pribadi dan Dokumen Elektronik Undang-undang ("aturan PIPEDA ").

Berdasarkan Pedoman OBA, bentuk opt-out persetujuan untuk pengumpulan, penggunaan dan pengungkapan informasi pribadi di OBA diperbolehkan asalkan:

Individu dibuat sadar akan tujuan untuk OBA, pada atau sebelum waktu pengumpulan, dengan cara yang jelas dan mudah dipahami.

Individu diberitahu dari berbagai pihak yang terlibat dalam OBA pada atau sebelum waktu pengumpulan.

Individu dapat memilih dari praktek dan opt-out akan segera berlaku dan persisten.

Informasi yang dikumpulkan adalah non-sensitif di alam (yaitu informasi tidak kesehatan atau keuangan).

Informasi ini hancur atau dibuat de-diidentifikasi sesegera mungkin.

The OBA Pedoman juga menyediakan bahwa OBA tidak dapat membuat kondisi layanan (misalnya, jika pengguna tidak dapat memblokir atau mencegah OBA, itu tidak boleh digunakan) dan, sebagai praktek terbaik, OBA tidak boleh digunakan pada situs yang dirancang untuk anak-anak.

OPC mengambil posisi bahwa informasi yang dikumpulkan dalam konteks OBA umumnya akan dianggap informasi pribadi dan karenanya akan tunduk pada undang-undang privasi federal.

Isi dari artikel ini dimaksudkan untuk memberikan panduan umum untuk materi pelajaran. Saran Spesialis harus dicari tentang keadaan khusus Anda.

Pertanyaan khusus yang berkaitan dengan artikel ini harus ditujukan langsung kepada penulis.

Sumber : http://www.mondaq.com/canada/x/211896/advertising+marketing+branding/Online+Behavioural+Advertising+Guidelines+Released

Online Behaviour Dalam Negeri

Introvertly Offline, Extrovertly Online, disingkat #IOEO adalah istilah yang di berikan untuk menyebut mahluk baru yang kini begitu marak bermunculan di tengah revolusi media sosial. #IOEO ini akan menjadi semacam wabah yang menular begitu ganas di ranah dunia yang kian narsis ini. Sesuai namanya, #IOEO adalah sosok seseorang yang introvert (pendiam, tertutup, pemalu, low profile, penyendiri, kurang pede berada di depan orang banyak) ketika berada di dunia nyata (offline); tapi ternyata kemudian memiliki sifat ekstrovert (banyak cakap, ramah, periang, terbuka, high profile, over confident, gokil, suka usil, dsb.) di ranah dunia maya (online). Jadi, ini adalah mahluk baru jenis amfibi yang hidup di dua alam yaitu alam offline dan online tapi dengan karakter yang secara frontal bertentangan. Di di dunia offline mereka adalah sosok introvert, tapi begitu masuk ke ranah online tiba-tiba berubah wujud, menjelma menjadi sosok ekstrovert. Pertanyaannya, kok bisa? Bagaimana bisa mereka memiliki split personality semacam itu? Over Confident Menjawab teka-teki ini, saya jadi ingat sekitar 10 tahun lalu saat saya sedang riset untuk menulis buku Marketing in Venus. Pada saat itu SMS (short messaging services) sedang hot-hot nya di Tanah Air. Kebetulan saya punya teman yang pemalunya minta ampun. Tak hanya pemalu, ia juga tak punya nyali kalau menghadapi cewek cantik, apalagi kalau ia sedang naksir pada si cewek. Boro-boro mengungkapkan isi hati kepada si cewek, baru berhadapan saja badan sudah gemetaran, lidah kelu, dan keringat dingin merayapi seluruh badan. Akibatnya, acara nembak si cewek menjadi hancur-lebur, gagal berantakan. Itu sebabnya sudah lewat kepala tiga dia tetap saja nggak laku-laku. Ya, tidak kunjung punya pacar karena tak punya nyali untuk nembak si cewek idaman. Kondisi itu berubah 180 derajat begitu SMS hadir. Memang si teman ini tetap saja gemeteran kalau mau nembak face to face ke si calon pacar. Tapi begitu menggunakan SMS, sekonyong-konyong nyalinya naik berlipat-lipat hingga 10.000%. Ia menjadi begitu piawai mengolah kata-kata SMS untuk menaklukkan si calon pacar. Melalui SMS, ia juga menjadi begitu over confident mengeluarkan jurus-jurus rayuan gombal agar hati si calon pacar klepek-klepek. Dan tentu saja, dengan medium SMS ia tak lagi gemeteran menghadapi si cewek. Untuk mengejar target laku, ia bahkan begitu pede-nya mengirim rayuan gombal dan nembak melalui SMS ke sepuluh cewek sekaligus. Tentu sambil diiringi gumaman, mosok nyebar sepuluh nggak ada yang nyangkut satu. Dengan mental baja, ia mengeluarkan jurus jaring laba-laba memasang perangkap.. kwkkwwwkwkkw Split Personality Pertanyaanya, kenapa seseorang yang tak bernyali di dunia nyata (ketemu face to face dengan si cewek) tiba-tiba begitu over confident ketika berada di ranah maya (menyampaikan isi hati ke si cewek melalui SMS)? Jawabnya, karena ranah maya seperti SMS menyediakan ruang privat yang memungkinkan kita begitu nyaman mengungkapkan isi hati kita kepada orang lain. Ranah maya seperti SMS menyediakan ruang personal yang memungkinkan kita begitu bebas dan lepas menyampaikan perasaan-perasaan emosional kita kepada orang lain. Nah, fenomena over confident teman saya di ranah maya SMS di atas kini terjadi dalam skala yang jauh lebih dahsyat begitu media sosial seperti Twitter atau Facebook hadir. Ya, karena Twitter dan Facebook memiliki kemampuan yang jauh lebih powerful dalam menjangkau orang lain melalui sebuah jejaring yang amat luas dan massif. Berkat adanya Twitter atau Facebook, orang-orang introvert di dunia nyata kini menemukan medium ekspresi personal yang memungkinkan mereka begitu nyaman mengungkapkan perasaan-perasaan emosionalnya ke publik. Berkat Twitter atau Facebook, kini mereka bisa menjadi lebih terbuka, lebih high profile, lebih periang, dan tidak lagi pemalu seperti ketika mereka berada di dunia nyata. Ekspresi-ekspresi emosional seperti keramahan, keriangan, humor, ngocol, suka usil, atau gokil bisa dengan ekspresif dan lepas mereka ungkapkan melalui cit-cit-cuit di Twitter atau update status di Facebook. Singkatnya, berkat Twitter atau Facebook, kini mereka menjelma dari sosok introvert yang kesepian menjadi sosok ekstrovert yang menjadi pusat perhatian. Inilah yang menjelaskan terjadinya split personality: di ranah nyata pemalu minta ampun dan penyendiri; tapi di ranah maya mereka menjadi sosok yang gaul, ramah, penuh humor, suka ngocol, gokil abis, hobi usil, dsb. Inilah yang saya sebut fenomena #IOEO. Dari Eksis ke Narsis Seumur-umur menjadi sosok introvert yang kurang hot dalam pergaulan, dan tiba-tiba kini menjadi sosok ekstrovert yang penuh kharisma dan menjadi pusat perhatian, tentu saja akan menghasilkan culture shock alias gegar budaya. Seperti halnya orang kaya baru (OKB) yang cepat beranjak dari miskin ke kaya, kaum #IOEO ini seringkali memiliki tingkah-polah yang berlebihan, kebablasan, dan tak jarang, menggelikan. Kebanyakan sosok #IOEO ini kurang eksis di dalam pergaulan sehari-hari di dunia nyata. Karena itu, begitu mereka menemukan keeksisan di dunia maya, maka yang terjadi adalah uforia. Keinginan untuk eksis menjadi begitu menggebu-gebu. Kebutuhan eksis yang berlebihan ini kalau tak tertahankan lagi, ujung-ujungnya bakal mengarah ke narsis. Dari eksis ke narsis!!! Inilah yang saya bilang kebablasan. Contoh-contohnya banyak. Misalnya fenomena suka tebar pesona di media sosial. Dengan keahliannya berolah twit atau update status, para #IOEO mencoba menampilkan diri sebagai sosok ekstrovert sejati di ranah maya. Bahkan kalau bisa semua sosok ekstrovert hebat diborong, mulai dari sosok gaul, supel, humoris, ramah, banyak cakap, banyak canda, banyak usil, semuanya. Mereka kemudian menjadi hyper-extrovert di media sosial. Kenarsisan juga bisa terlihat dalam bentuk tampilan fisik, misalnya melalui gonta-ganti foto profil atau avatar. Ikutan jumpa fans, ketemu tokoh terkenal jepret, jadi foto profil di Twitter. Liburan ke Paris, berpose dengan latar Menara Eiffel jepret, jadi foto profil di Facebook. Foto diri close-up dipermak dengan Instagram atau Photoshop agar lebih kinclong jepret, jadi foto profil Twitter. Dan, kenarsisan juga bisa terwujud dalam bentuk personal live report di Twitter atau Facebook. Nongkrong di Starbucks, live report. Olah sixpec di gym, live report. Memanjakan badan di spa, live report. Liburan musim dingin di Jepang, live report. Pokoknya tak satupun sisi kehidupan personal yang luput dari live report.
sumber :http://yuswohady.blogdetik.com/tag/perilaku-online

Pengertian Behaviuor

Behaviour ataupun dikenali terapi tingkah laku adalah penerapan
aneka ragam teknik dan prosedur yang berakar pada berbagai teori tentang
belajar dengan menyertakan penerapan sistematis prinsip-prinsip belajar
pada perubahan tingkah laku ke arah cara-cara yang lebih adaptif.
Pendekatan ini banyak memberikan sumbangan dalam bidang klinis
ataupun pendidikan.
Dengan berlandaskan teori belajar modifikasi pelaku dan terapi
tingkah laku adalah pendekatan-pendekatan terhadap konseling dan
psikoterapi yang berurusan dengan pengubahan tingkah laku.
Behaviour konseling adalah salah satu teknik yang digunakan dalam
menyelesaikan tingkah laku yang ditimbulkan oleh dorongan dari dalam
dan dorongan untuk memenuhi kebutuhan-kebutuhan hidup yang
dilakukan melalui proses belajar. Agar orang bisa bertindak dan
bertingkah laku lebih efektif dan efisien. Aktivitas inilah yang disebut
sebagai belajar.Terapi tingkah laku menurut Masters, yaitu satu teknik khusus yang
mempergunakan dasar psikologi (khususnya proses belajar) untuk
mengubah perilaku seseorang secara kualitatif. Perlunya sesuatu perilaku
diubah, karena ada malasuai (maladaptif) yang menyebabkan
terganggunya kestabilan pribadinya satu yang mengganggu pertumbuhan
dan perkembangannya.
Behaviour konseling atau terapi tingkah laku menurut Hackmann,
adalah pengubahan perilaku yang menekankan pada aspek fisiologis,
perilaku maupun kognitif. Manakala menurut Racman dan Wolpe, mereka
mengemukakan bahwa behaviour konseling dapat menangani masalah
perilaku mulai dari kegagalan individu untuk belajar merespon secara
adaptif hingga mengatasi gejala neurosis.
Dari kesemua pendapat para ahli di atas, dapat disimpulkan bahwa
terapi tingkah laku atau behaviour merupakan salah satu teknik terapi
yang digunakan dalam membantu mengubah individu atau kelompok yang
mengalami penyimpangan perilaku (maladaptif) kepada perilaku yang
adaptif.
Sumber: http://id.shvoong.com/social-sciences/education/2173375-pengertian-behaviour-konseling/#ixzz2PnbKN9U5


Tuesday, April 2, 2013

Link website dengan music terbaru

Cara Praktis

Cara Praktis Menjadi Penyiar Radio





cara praktis menjadi penyiar radio

Cara menjadi penyiar radio | Pernahkah Anda mendengar seorang penyiar radio berbicara ketika siaran atau mengudara berlangsung ?, ya suaranya yang jelas, lugas dan informatif membuat pendengar merasa senang tapi adakalanya juga bisa membosankan jika cara dan penyajiannya kurang aktraktif, mengapa karena mungkin kurang menguasi teknik teknik yang tepat untuk menjadi seorang penyiar radio.

Dalam dunia siaran, khususnya radio, diperlukan beberapa pengetahuan atau trik yang lebih simpel dan praktis agar si penyiar bisa disenangi oleh pendengarnya dan bisa berkomunikasi dengan baik, sehingga format dan program acara tersebut sesuai dengan segmen radio tersebut.

Dibawah ini adalah beberapa kiat praktis atau cara menjadi penyiar radio yang handal, adalah sebagai berikut :

  • Pertama; Harus lancar berbicara dan tidak terbata-bata di dalam mengucapkan kata kata. di dalam dunia radio yang dijual oleh media tersebut adalah suara dan gaya bicara seorang penyiar untuk lancar dalam berbicara dan mempunyai gaya bicara serta intonasi yang baik.

  • Kedua; Harus bisa merangkai kata-kata menjadi kalimat menarik. kata dan kalimat merupakan hal utama yang harus diperhatikan oleh seorang penyiar, karena hal tersebut merupakan kunci utama membawa berhasil dan tidaknya seorang penyiar di dalam membawakan salah satu mata acara di radio tersebut.

  • ketiga; Harus meningkatkan wawasan dan ilmu pengetahuan dalam bidang apa pun dengan cara rajin membaca buku agar bertambah pengetahuannya. kadang kadang seorang penyiar diibaratkan sebagai manusia super yang tahu segalanya dalam berbagai bidang sehingga perkataan penyiar selalu di dengarkan oleh pendengar.

  • Keempat; Harus punya rasa percaya diri. Seorang penyiar harus mempunyai rasa percaya diri yang cukup tinggi untuk berbicara di depan mik dan membawakan salah satu program acara di radio tersebut.

  • Kelima; harus bisa dan belajar membuat naskah siaran. naskah siaran merupakan modal awal yang harus dikuasai dan dipahami oleh seorang penyiar, dikarenakan inti dari siaran itu ada di dalam naskah siaran. Seorang penyiar yang mampu menguasai membuat naskah siaran dengan baik, maka dia akan menjadi penyiar yang baik dan disenangi oleh para pendengarnya.

  • Keenam; Harus belajar dan berlatih teknik dan cara siaran yang baik dan benar. Teknik siaran merupakan bagian yang harus dikuasi seorang penyiar agar ketika siaran tidak terkesan monoton dan menjemukan, sehingga si pendengar bisa menikmati gaya dan teknik siaran yang sangat variatif dan enak untuk didengar.


  • ketujuh; Harus rajin mengolah vokal suara. Suara merupakan modal utama bagi seorang penyiar, karena semua radio menjual suara seorang penyiar untuk menarik iklan yang merupakan sumber pendapatan bagi radio itu sendiri, juga seorang penyiar yang bagus akan banyak diminati oleh pendengar radio tersebut. tentunya harus mempunyai teknik vokal yang bisa dipelajari seperti ; cara menarik nafas, cara mengeluarkan nafas, dan cara menahan napas.

  • kedelapan; penyiar harus selalu menggunakan bahasa kultur bukan baku karena karakteristik radio lebih simpel dan tidak berbelit belit.

Nah bagaimana, sudah siapa menjadi penyiar radio ? berlatih dengan kesungguhan merupakan modal dasar yang harus dilakukan tanpa semua itu pasti semuanya cuma khayalan. OK selamat berlatih semoga anda menjadi seorang penyiar yang disukai banyak pendengar, jika sudah berhasil jangan lupa traktir saya ya.. hehe

Tips Menarik

8 Cara Menjadi Penyiar Radio Yang Baik





Beberapa tips yang mungkin bisa membantu sobat muda semua yang deep down in your heart, have the desire to be a radio announcer! langsung kita mulai aja yaahhh..

First step. Station ID : Andaikan kita masuk dalam radio X. Radio tersebut pasti punya yang namanya Station ID. Banyak yang belum tau makhluk apakah itu, padahal sobat muda pasti denger hampir setiap hari loh.. Contohnya nih kalo di Radio Untar : ‘Sepuluh Sembilan Delapan Kilohertz/The Voice Of Metropolitan Students!’ yang biasa announcer ucapkan ketika intro. Station ID ini udah pasti beda – beda buat maing – masing radio. Walaupun keliatannya gampang, ternyata buat ngucapin ID dengan benar itu gak gampang loh. Harus jelas, gak datar, dan harus pas temponya. Suara pun harus berpower, which lead us to number two


Power : Pernah gak sobat muda denger penyiar yang bawain acara dengan suara lemes? pasti jarang kan.. apalagi di radio – radio profesional dan komersial. beda ya sama di mall – mall yang ngumumin mobil parkir hehe.. kenapa gini? sebab kalau penyiarnya aja lemes, gimana yang denger? pasti lebih males lagi kan


Tempo : Cobalah berlatih berbicara dengan tempo yang pas di depan cermin. jangan terlalu cepat, tapi tidak terlalu pelan juga. kalau sobat muda merasa kesulitan, bisa juga minta orang lain untuk dengerin. gak ada salahnya kok minta pendapat orang!


Intonasi : Intonasi, atau pelafalan, sering menjadi masalah kita. gak cuma kita loh, kadang – kadang profesional pun masih suka bingung dengan beberapa kata yang baru mereka temui. gimana buat ngatasin masalah ini? kuncinya sering – sering baca majalah dengan suara. A, I , U, E, O harus jelas. makin kamu sering berlatih, makin ilang deh belibet nya buat ilangin logat yang medok juga bisa banget kok!


Nada : Satu hal yang penyiar sering ga sadar tapi lakuin adalah nada yang diulang berkali – kali. itu lagi, itu lagi. Lama – lama yang denger pasti bosen kan? tapi tenang aja.. bukan berarti hali ini ga bisa diatasin loh. sobat muda coba deh buat rekam suara sobat muda pake voice recorder pas lagi baca script. nanti pasti sobat muda sadar akan pengulangan nada itu. tinggal dipoles deh! kunci lainnya, banyak – banyak dengerin penyiar yang udah pro, sebab kecenderungan mereka untuk ngulang nada yang sama itu lebih kecil.



Kenali Lagu : Penyiar di radio udah ga asing sama yang namanya request. tiap jam siaran, pasti ada aja yang request. oleh karena itu, sobat muda yang pengen jadi penyiar harus sering – sering update sama lagu – lagu terkini, bukan cuma buat menjawab request, tapi juga buat intro – outro pas lagi siaran. now that you know why those announcer can predict the timing to intro before the singers start to sing.



Perbanyak Pengetahuan Umum : Walaupun di beberapa radio penyiar harus menggunakan script, tapi script itu ga sepenuhnya harus dibaca loh! perlu juga improvisasi dari penyiar supaya pas dibaca, pendengar ga bosen, tapi tetep ‘nangkep’ inti dari berita yang disampaikan. gunakan waktu kosong sobat muda buat baca berbagai sumber tentang apa aja reading is a good habit!




Jangan Malu Bertanya : Seringkali calon penyiar / penyiar junior malu untuk tanya – tanya sama mereka yang lebih senior. padahal, banyak loh dari penyiar senior yang gak pelit ilmu! mereka bakal seneng banget ketika diminta tips dan saran dari mereka yang mau belajar. asal tetep sopan dan gak ganggu ya..


Sumber : http://radio.fastjkt.org/2012/02/15/8-cara-menjadi-penyiar-radio-yang-baik/