Thursday, January 10, 2013
Teknik Fotografer
10:38 AM
No comments
Teknik Dasar Menjadi Fotografer Handal

menghasilkan foto yang bagus dan berkualitas. Dalam artikel ini akan dibahas teori dasar photography untuk para pemula yaitu jika ingin memotret tokoh ataupun model. Salah satu obyek yang paling sering dipotret adalah manusia. Ketika berwisata bersama keluarga, sekedar kumpul bareng teman, atau ketika lulus kuliah, kamera menjadi alat utama untuk mengabadikan saat-saat kenangan. Di dinding rumah punbisa jadi foto manusia yang banyak dipajang, dalam bentuk foto keluarga di studio atau reuni teman-teman sekampus.
Dalam data pribadi kerap kali dijumpai hobi difoto, untuk menyebut hobi-hobi lain seperti membaca, jalan-jalan, dan nonton film. Bisa jadi yang sebenarnya menjadi hobi adalah hobi melihat foto diri sendiri ketimbang difoto. Karena untuk difoto sebenarnya tidak selalu semenyenangkan duduk sambil ngemil di depan TV atau membaca di kursi malas. Difoto, dalam arti serius, berarti wanita harus menyiapkan rias wajah dan rambut, sementara pria harus tampil rapi dengan pakaian yang sesuai dan pantas.
Semakin serius sebuah pemotretan, berarti semakin serius pula persiapannya. Sebuah pemotretan model gaya ABG di studio-studio foto tentu tak seberat sesi pemotretan model untuk iklan produk. Lebih serius lagi jikalau model yang di-casting adalah model terkenal yang dibayar mahal. Bisa jadi sangat serius jika model foto adalah pejabat tinggi negara atau pengusaha kaya yang hendak ditampilkan anggun, gagah, berwibawa, chic dan mewah. Di luar itu semua, unsur fun tetap lebih banyak dan lebih dinikmati ketimbang peluh yang bercucuran untuk menyiapkan kostum dan setting tempat. Terlebih lagi jika seluruh kru pemotretan dan model bisa berkomunikasi dengan akrab.
Segi Teknis Penting
Tentu saja, unsur-unsur teknis tetap tak bisa disepelekan. Karena sedap tidaknya sebuah foto dipandang tetap dibangun oleh unsur-unsur teori dasar fotografi. Tak perlu rumit-rumit, cukup dengan bermain-main dengan komposisi dan pencahayaan, maka sebuah foto model bisa dibuat dengan benar. Selebihnya, tinggal bagaimana cara fotografer mengarahkan pose dan ekspresi sang model. Misalnya saja pada foto close up para model. Dalam foto tersebut bisa dilihat penempatan titik Point of Interest (POI) sesuai dengan komposisi sepertiga (Rule of Third). Pencahayaan dibuat frontal menggunakan reflektor, karena kondisi pemotretan aslinya adalah outdoor pada saat cahaya matahari pada posisi top lighting.
Masih dalam kaitan unsur teknis dasar fotografi, komposisi sepertiga juga diterapkan pada foto Main Air. POI diletakkan pada sepertiga bagian sebelah kanan dengan pose menghadap ke kiri untuk mengisi bagian kiri foto. Di sini ada unsur teknis lain yang terlibat, yakni pemilihan ruang tajam (depth of field) yang sempit sehingga mem-blur-kan latar depan dan latar belakang. Ruang tajam yang sempit (shallow depth of field) membantu fotografer mengarahkan perhatian pemirsa foto hanya pada model yang menjadi POI, tanpa harus teralihkan perhatiannya dengan bebatuan di sekitar model. Teknik dasar lain yang digunakan adalah freezing (membekukan gerak), dengan cara memakai kecepatan rana tinggi, untuk merekam butir-butir air secara tajam. Elemen-elemen yang ada di lokasi pemotretan, terutama pemotretan di luar ruangan, akan sangat berguna jika dimanfaatkan secara cerdik.
Pose dan Ekspresi
Kemampuan model berpose dan berekspresi tetap menjadi unsur yang tak terpisahkan dari keberhasilan sebuah foto model. Mengarahkan model yang bukan profesional lebih menantang daripada model profesional. Tapi, bisa jadi lebih menarik dan menantang jika memotret tokoh dalam pose-pose yang lain dari biasanya. Istilah gampangnya, tampil unik tapi menarik, nyeleneh tapi jenaka, pose tak biasa tapi tetap sedap dipandang. Pose-pose tersebut membutuhkan kemampuan non-fotografis yang kental, seperti pendalaman pribadi, kedekatan emosional dan kemampuan berkomunikasi. Resep utamanya adalah menggali hal unik yang menjadi pencerminan khas tokoh dan model yang hendak difoto.
Lain halnya dengan pose-pose yang tidak terlalu dinamis bergerak atau berekspresi. Fotografer bisa dengan perlahan mengeset kamera dan pencahayaan serta berhati-hati memilih angle. dengan pencahayaan artifisial dan sentuhan akhir di komputer untuk memberi pewarnaan berkesankesan lembut dan hangat.
Perlu Pendekatan Personal
Keberhasilan merekam pose-pose menarik memang tak berhubungan langsung dengan segi teknis fotografi. Tapi, keberhasilan secara teknis fotografi tak ada artinya dalam kancah memotret model dan tokoh tanpa pose yang sedap dipandang mata. Terlebih lagi jika ingin mengekplorasi seorang tokoh dalam pose-pose yang unik dan ekspresif. Bisa jadi pose-pose tersebut adalah pose-pose apa adanya meski sebenarnya diarahkan oleh fotografer.
Perencanaan yang cerdik dibutuhkan untuk berhasil membuat foto-foto bagus. Mengenali diri seorang tokoh, berikut keseharian dan karir tokoh tersebut sama pentingnya dengan merencanakan kostum yang hendak dikenakan. Pemanfaatan properti pun jangan disepelekan demi menciptakan suasana yang mencerminkan pribadi sang tokoh atau model.
Lokasi dan Properti
Kebutuhan akan properti tak perlu berlebihan, dengan cara memanfaatkan properti yang sudah ada di lokasi.
Komunikasikan Ide Fotografer Pada Pemirsa Foto
Membuat foto model dan foto tokoh bisa disebut berhasil jika fotografer berhasil mengkomunikasikan ide di benaknya kepada para pemirsa foto. Jika pemirsa foto mengernyitkan dahi pertanda bingung atau memicingkan mata pertanda tak nyaman memandang, maka bisa dibilang pemotretan belum berhasil sepenuhnya. Lain halnya jika pemirsa foto mengangguk-angguk pertanda paham atau diam untuk merenung lantaran berhasil meresapi makna dan rasa dari foto yang dilihatnya. Keberhasilan itu menjadi lebih berguna lagi tatkala muncul inspirasi-inspirasi baru di benak pemirsa foto setelah melihat karya-karya seorang fotografer.

menghasilkan foto yang bagus dan berkualitas. Dalam artikel ini akan dibahas teori dasar photography untuk para pemula yaitu jika ingin memotret tokoh ataupun model. Salah satu obyek yang paling sering dipotret adalah manusia. Ketika berwisata bersama keluarga, sekedar kumpul bareng teman, atau ketika lulus kuliah, kamera menjadi alat utama untuk mengabadikan saat-saat kenangan. Di dinding rumah punbisa jadi foto manusia yang banyak dipajang, dalam bentuk foto keluarga di studio atau reuni teman-teman sekampus.
Dalam data pribadi kerap kali dijumpai hobi difoto, untuk menyebut hobi-hobi lain seperti membaca, jalan-jalan, dan nonton film. Bisa jadi yang sebenarnya menjadi hobi adalah hobi melihat foto diri sendiri ketimbang difoto. Karena untuk difoto sebenarnya tidak selalu semenyenangkan duduk sambil ngemil di depan TV atau membaca di kursi malas. Difoto, dalam arti serius, berarti wanita harus menyiapkan rias wajah dan rambut, sementara pria harus tampil rapi dengan pakaian yang sesuai dan pantas.
Semakin serius sebuah pemotretan, berarti semakin serius pula persiapannya. Sebuah pemotretan model gaya ABG di studio-studio foto tentu tak seberat sesi pemotretan model untuk iklan produk. Lebih serius lagi jikalau model yang di-casting adalah model terkenal yang dibayar mahal. Bisa jadi sangat serius jika model foto adalah pejabat tinggi negara atau pengusaha kaya yang hendak ditampilkan anggun, gagah, berwibawa, chic dan mewah. Di luar itu semua, unsur fun tetap lebih banyak dan lebih dinikmati ketimbang peluh yang bercucuran untuk menyiapkan kostum dan setting tempat. Terlebih lagi jika seluruh kru pemotretan dan model bisa berkomunikasi dengan akrab.
Segi Teknis Penting
Tentu saja, unsur-unsur teknis tetap tak bisa disepelekan. Karena sedap tidaknya sebuah foto dipandang tetap dibangun oleh unsur-unsur teori dasar fotografi. Tak perlu rumit-rumit, cukup dengan bermain-main dengan komposisi dan pencahayaan, maka sebuah foto model bisa dibuat dengan benar. Selebihnya, tinggal bagaimana cara fotografer mengarahkan pose dan ekspresi sang model. Misalnya saja pada foto close up para model. Dalam foto tersebut bisa dilihat penempatan titik Point of Interest (POI) sesuai dengan komposisi sepertiga (Rule of Third). Pencahayaan dibuat frontal menggunakan reflektor, karena kondisi pemotretan aslinya adalah outdoor pada saat cahaya matahari pada posisi top lighting.
Masih dalam kaitan unsur teknis dasar fotografi, komposisi sepertiga juga diterapkan pada foto Main Air. POI diletakkan pada sepertiga bagian sebelah kanan dengan pose menghadap ke kiri untuk mengisi bagian kiri foto. Di sini ada unsur teknis lain yang terlibat, yakni pemilihan ruang tajam (depth of field) yang sempit sehingga mem-blur-kan latar depan dan latar belakang. Ruang tajam yang sempit (shallow depth of field) membantu fotografer mengarahkan perhatian pemirsa foto hanya pada model yang menjadi POI, tanpa harus teralihkan perhatiannya dengan bebatuan di sekitar model. Teknik dasar lain yang digunakan adalah freezing (membekukan gerak), dengan cara memakai kecepatan rana tinggi, untuk merekam butir-butir air secara tajam. Elemen-elemen yang ada di lokasi pemotretan, terutama pemotretan di luar ruangan, akan sangat berguna jika dimanfaatkan secara cerdik.
Pose dan Ekspresi
Kemampuan model berpose dan berekspresi tetap menjadi unsur yang tak terpisahkan dari keberhasilan sebuah foto model. Mengarahkan model yang bukan profesional lebih menantang daripada model profesional. Tapi, bisa jadi lebih menarik dan menantang jika memotret tokoh dalam pose-pose yang lain dari biasanya. Istilah gampangnya, tampil unik tapi menarik, nyeleneh tapi jenaka, pose tak biasa tapi tetap sedap dipandang. Pose-pose tersebut membutuhkan kemampuan non-fotografis yang kental, seperti pendalaman pribadi, kedekatan emosional dan kemampuan berkomunikasi. Resep utamanya adalah menggali hal unik yang menjadi pencerminan khas tokoh dan model yang hendak difoto.
Lain halnya dengan pose-pose yang tidak terlalu dinamis bergerak atau berekspresi. Fotografer bisa dengan perlahan mengeset kamera dan pencahayaan serta berhati-hati memilih angle. dengan pencahayaan artifisial dan sentuhan akhir di komputer untuk memberi pewarnaan berkesankesan lembut dan hangat.
Perlu Pendekatan Personal
Keberhasilan merekam pose-pose menarik memang tak berhubungan langsung dengan segi teknis fotografi. Tapi, keberhasilan secara teknis fotografi tak ada artinya dalam kancah memotret model dan tokoh tanpa pose yang sedap dipandang mata. Terlebih lagi jika ingin mengekplorasi seorang tokoh dalam pose-pose yang unik dan ekspresif. Bisa jadi pose-pose tersebut adalah pose-pose apa adanya meski sebenarnya diarahkan oleh fotografer.
Perencanaan yang cerdik dibutuhkan untuk berhasil membuat foto-foto bagus. Mengenali diri seorang tokoh, berikut keseharian dan karir tokoh tersebut sama pentingnya dengan merencanakan kostum yang hendak dikenakan. Pemanfaatan properti pun jangan disepelekan demi menciptakan suasana yang mencerminkan pribadi sang tokoh atau model.
Lokasi dan Properti
Kebutuhan akan properti tak perlu berlebihan, dengan cara memanfaatkan properti yang sudah ada di lokasi.
Komunikasikan Ide Fotografer Pada Pemirsa Foto
Membuat foto model dan foto tokoh bisa disebut berhasil jika fotografer berhasil mengkomunikasikan ide di benaknya kepada para pemirsa foto. Jika pemirsa foto mengernyitkan dahi pertanda bingung atau memicingkan mata pertanda tak nyaman memandang, maka bisa dibilang pemotretan belum berhasil sepenuhnya. Lain halnya jika pemirsa foto mengangguk-angguk pertanda paham atau diam untuk merenung lantaran berhasil meresapi makna dan rasa dari foto yang dilihatnya. Keberhasilan itu menjadi lebih berguna lagi tatkala muncul inspirasi-inspirasi baru di benak pemirsa foto setelah melihat karya-karya seorang fotografer.
Saturday, January 5, 2013
Wanita Mudah Gemuk
5:47 AM
No comments
Mengapa Wanita Mudah Gemuk?

Jika diperhatikan, wanita cenderung lebih mudah gemuk dibanding pria. Yes, kenaikan berat badan wanita lebih cepat.
Namun, kenapa bisa begitu ya?
Kehamilan. Kenaikan berat badan yang dianjurkan selama kehamilan adalah berkisar 10-15 kg. Namun, banyak wanita yang tak bisa menurunkan berat badannya pasca persalinan. Apalagi melakukan diet setelah melahirkan tidak diperbolehkan karena akan mempengaruhi kualitas ASI.
Mudah emosi. Banyak wanita yang mengaku melampiaskan emosinya pada makanan. Saat sedang senang, marah, atau sedih, makanan manis akan menjadi penawarnya.
Malas gerak. Wanita juga paling malas untuk melakukan olahraga. Bagi wanita, olahraga malah merusak make up dan penampilan mereka. Jadi pantas saja jika badan wanita mudah melar kesamping.
Gen. Tubuh wanita secara alami akan menyimpan lebih banyak lemak
dibanding pria. Menurut Michele Olson, PhD, Profesor di Auburn
University Montgomery, pria memiliki massa metabolisme lebih aktif pada
tubuhnya. Para pria cenderung lebih banyak memiliki otot yang banyak,
ukuran jantung dan ginjal yang lebih besar, serta jumlah lemak yang
proporsional untuk total berat badannya
Setiap 1 pon otot mampu membakar 6 kalori. Jantung dan ginjal merupakan
konsumen tubuh yang masing-masing membutuhkan setidaknya 100 kalori per
hari. Dan, lemak hanya membakar 2 kalori setiap ponnya.
BACA JUGA:
Delapan makanan penyebab perut buncit
Tubuh langsing, kok perutnya buncit?
Perut buncit membuat pria kurang subur
Cara berbusana menyamarkan perut buncit
VIDEO: Tutorial yoga untuk mengencangkan perut

Jika diperhatikan, wanita cenderung lebih mudah gemuk dibanding pria. Yes, kenaikan berat badan wanita lebih cepat.
Namun, kenapa bisa begitu ya?
Kehamilan. Kenaikan berat badan yang dianjurkan selama kehamilan adalah berkisar 10-15 kg. Namun, banyak wanita yang tak bisa menurunkan berat badannya pasca persalinan. Apalagi melakukan diet setelah melahirkan tidak diperbolehkan karena akan mempengaruhi kualitas ASI.
Mudah emosi. Banyak wanita yang mengaku melampiaskan emosinya pada makanan. Saat sedang senang, marah, atau sedih, makanan manis akan menjadi penawarnya.
Malas gerak. Wanita juga paling malas untuk melakukan olahraga. Bagi wanita, olahraga malah merusak make up dan penampilan mereka. Jadi pantas saja jika badan wanita mudah melar kesamping.
Gen. Tubuh wanita secara alami akan menyimpan lebih banyak lemak
dibanding pria. Menurut Michele Olson, PhD, Profesor di Auburn
University Montgomery, pria memiliki massa metabolisme lebih aktif pada
tubuhnya. Para pria cenderung lebih banyak memiliki otot yang banyak,
ukuran jantung dan ginjal yang lebih besar, serta jumlah lemak yang
proporsional untuk total berat badannya
Setiap 1 pon otot mampu membakar 6 kalori. Jantung dan ginjal merupakan
konsumen tubuh yang masing-masing membutuhkan setidaknya 100 kalori per
hari. Dan, lemak hanya membakar 2 kalori setiap ponnya.
BACA JUGA:
Delapan makanan penyebab perut buncit
Tubuh langsing, kok perutnya buncit?
Perut buncit membuat pria kurang subur
Cara berbusana menyamarkan perut buncit
VIDEO: Tutorial yoga untuk mengencangkan perut
Berita Terbaru
5:45 AM
No comments
Pencipta "Ferrari" Listrik Kecewa Karyanya Tidak Dihargai

Jakarta (ANTARA) - Pencipta mobil listrik "Ferrari" Tucuxi, Danet Suryatama, mengaku kecewa karena karyanya membangun mobil listrik tidak dihargai.
"Sebagai anak bangsa, saya sangat ingin berbuat sesuatu untuk negeri ini. Tapi yang saya dapatkan malah hak cipta saya dilanggar," kata Danet ketika dihubungi di Jakarta, Kamis malam.
Menurut Danet, pihak yang melakukan pelanggaran etika tersebut adalah bengkel modifikasi mobil Kupu-Kupu Malam yang berlokasi di Sleman, Yogyakarta.
"Tanpa sepengetahuan saya mesin mobil Tucuxi milik Dahlan Iskan di-"petani" (dibongkar-bongkar, red.). Ini tidak sesuai dengan kesepakatan yang telah kami buat harus menjaga kerahasiaan teknologi mobil ini," ujar Danet.
Terkait dengan hal itu, pria jebolan ITS yang meraih gelar doktor di Michigan, Amerika Serikat, ini mengatakan bahwa Dahlan Iskan sebagai pemilik mobil juga ikut bertanggung jawab atas upaya penjiplakan karyanya tersebut.
Tanpa melibatkan dirinya, Dahlan Iskan beserta anak buahnya membiarkan Kupu-Kupu Malam beserta dua orang dari UGM membongkar mobil listrik yang baru diproduksi satu unit tersebut.
"Saya tidak mempermasalahkan jika tidak dilibatkan dalam produksi massal mobil listrik `Ferrari` Tucuxi di Indonesia. Namun, cara melakukan pembongkaran tanpa izin itu adalah pelanggaran hak cipta dan telah mengurangi minat saya untuk mengembangkan mobil listrik buatan Indonesia," kata Danet menegaskan.
Padahal, kata dia, dirinya sangat ingin melihat industri otomotif Indonesia maju dan berkembang sejajar dengan negara produsen otomotif kelas dunia.
Diketahui Menteri BUMN Dahlan Iskan merupakan sosok yang getol mengembangkan mobil listrik nasional.
Untuk merealisasikan mimpinya itu Dahlan berinisiatif mengumpulkan putra terbaik bangsa yang disebutnya sebagai "Pendawa Putra Petir".
Salah satu di antaranya adalah Danet Suryatama, yang berpengalaman bekerja 10 tahun di Chrysler, perusahaan otomotif terkemuka Amerika untuk kembali ke Tanah Air.
"Saya disuruh kembali ke Indonesia oleh Dahlan Iskan. Saya penuhi dan dengan tulus ingin membantu industri otomotif di Indonesia, tetapi yang saya dapatkan adalah perlakuan yang tidak menyenangkan, hak cipta saya tidak dihargai," ujarnya.
Sementara itu, Menteri BUMN Dahlan Iskan ketika dimintai tanggapan atas tudingan melakukan penjiplakan teknologi Danet tersebut, enggan berkomentar banyak.
"Menjiplak bagaimana? Kalau Anda punya mobil, terus mobilnya rusak apakah harus kepenciptanya? Kan tidak harus juga," kata Dahlan.
Meskipun ada protes dari Danet, Dahkan menegaskan bahwa peluncuran mobil listrik berskala nasional akan tetap dilakukan sesuai dengan rencana pemerintah.
"Dengan atau tanpa Danet, mobil listrik nasional akan jalan. Saat ini, pabrik aki khusus untuk mobil listrik sudah dikembangkan, termasuk pembuatan teknologi motornya," ujar Dahlan.(ar)

Jakarta (ANTARA) - Pencipta mobil listrik "Ferrari" Tucuxi, Danet Suryatama, mengaku kecewa karena karyanya membangun mobil listrik tidak dihargai.
"Sebagai anak bangsa, saya sangat ingin berbuat sesuatu untuk negeri ini. Tapi yang saya dapatkan malah hak cipta saya dilanggar," kata Danet ketika dihubungi di Jakarta, Kamis malam.
Menurut Danet, pihak yang melakukan pelanggaran etika tersebut adalah bengkel modifikasi mobil Kupu-Kupu Malam yang berlokasi di Sleman, Yogyakarta.
"Tanpa sepengetahuan saya mesin mobil Tucuxi milik Dahlan Iskan di-"petani" (dibongkar-bongkar, red.). Ini tidak sesuai dengan kesepakatan yang telah kami buat harus menjaga kerahasiaan teknologi mobil ini," ujar Danet.
Terkait dengan hal itu, pria jebolan ITS yang meraih gelar doktor di Michigan, Amerika Serikat, ini mengatakan bahwa Dahlan Iskan sebagai pemilik mobil juga ikut bertanggung jawab atas upaya penjiplakan karyanya tersebut.
Tanpa melibatkan dirinya, Dahlan Iskan beserta anak buahnya membiarkan Kupu-Kupu Malam beserta dua orang dari UGM membongkar mobil listrik yang baru diproduksi satu unit tersebut.
"Saya tidak mempermasalahkan jika tidak dilibatkan dalam produksi massal mobil listrik `Ferrari` Tucuxi di Indonesia. Namun, cara melakukan pembongkaran tanpa izin itu adalah pelanggaran hak cipta dan telah mengurangi minat saya untuk mengembangkan mobil listrik buatan Indonesia," kata Danet menegaskan.
Padahal, kata dia, dirinya sangat ingin melihat industri otomotif Indonesia maju dan berkembang sejajar dengan negara produsen otomotif kelas dunia.
Diketahui Menteri BUMN Dahlan Iskan merupakan sosok yang getol mengembangkan mobil listrik nasional.
Untuk merealisasikan mimpinya itu Dahlan berinisiatif mengumpulkan putra terbaik bangsa yang disebutnya sebagai "Pendawa Putra Petir".
Salah satu di antaranya adalah Danet Suryatama, yang berpengalaman bekerja 10 tahun di Chrysler, perusahaan otomotif terkemuka Amerika untuk kembali ke Tanah Air.
"Saya disuruh kembali ke Indonesia oleh Dahlan Iskan. Saya penuhi dan dengan tulus ingin membantu industri otomotif di Indonesia, tetapi yang saya dapatkan adalah perlakuan yang tidak menyenangkan, hak cipta saya tidak dihargai," ujarnya.
Sementara itu, Menteri BUMN Dahlan Iskan ketika dimintai tanggapan atas tudingan melakukan penjiplakan teknologi Danet tersebut, enggan berkomentar banyak.
"Menjiplak bagaimana? Kalau Anda punya mobil, terus mobilnya rusak apakah harus kepenciptanya? Kan tidak harus juga," kata Dahlan.
Meskipun ada protes dari Danet, Dahkan menegaskan bahwa peluncuran mobil listrik berskala nasional akan tetap dilakukan sesuai dengan rencana pemerintah.
"Dengan atau tanpa Danet, mobil listrik nasional akan jalan. Saat ini, pabrik aki khusus untuk mobil listrik sudah dikembangkan, termasuk pembuatan teknologi motornya," ujar Dahlan.(ar)
Friday, January 4, 2013
Kunci + Lirik Najwa Latif - Kosong
7:42 AM
No comments

Najwa Latif – Kosong Lyrics & Chord
Intro: Am Dm G C E
Am
Kau melihat diriku
Dm
Seperti sesuatu
G
Yang mencabar dirimu
C E
Akal dan mindamu
Am
Kau mendustaiku
Dm
Kau bilang mereka tak tahu
G
Siapa diriku
C E
Sedangkan kau juga begitu
Am
Segala kata cacian
Dm
Yang telah engkau berikan
G
Membuatku rasa
C E
Kosong…kosong
Am
Setiap detik diperhatikan
Dm
Kau cari cara putar belitkan
G
Kau jadikan diriku
C E
Kosong…kosong
Am Dm G C E
Am
Kini aku bangkit
Dm
Membuktikan yang ku tak sakit
G C E
Dengan segala perit yang kau berikan
Am
Kini aku pantas berjalan
Dm
Bergerak ke hadapan
G
Dan akan ku buktikan
C E Am
Siapa diriku yang sebenar
Dm G
owh..owh..
C E
Kosong…kosong
Am
Segala kata cacian
Dm
Yang telah engkau berikan
G
Membuatku rasa
C E
Kosong .. kosong
Am
Setiap detik diperhatikan
Dm
Kau cari cara putar belitkan
G
Kau jadikan diriku
C E
Kosong…kosong
Am
Segala kata cacian
Dm
Yang telah engkau berikan
G
Membuatku rasa
C E
Kosong .. kosong
Subscribe to:
Comments (Atom)













.jpg)


